Kotagede merupakan sebuah kota warisan yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Salah satu spot wisata yang sangat dikenal adalah Pasar Legi Kotagede. Lalu bagaimana keadaan pasar yang sudah ada sejak abad ke 16 ini berjalan di pagi hari?

Inilah salah satu landmark yang ada di depan Pasar Legi Kotagede, gardu listrik Babon Anim. Babon berarti gardu induk, sedangkan Anim adalah kepanjangan dari Algemeen Nederlands Indische Electricitiet Maatschappij. (Foto : Akbar)

Sebelum masuk pasar, tidak ada salahnya mengisi perut dengan makanan tradisional, Gudeg. (Foto : Akbar)

Memasuki wilayah pasar, keramaian makin bertambah dengan berjejernya sayuran segar yang ramai dikunjungi. (Foto : Akbar)

Tidak lupa juga kesibukan hilir mudik juga terjadi di pasar yang hanya buka dari jam 5 pagi hingga 12 siang ini. (Foto : Akbar)

Pasar Legi Kotagede ternyata tidak hanya menjual yang segar-segar saja, mulai dari peralatan dapur hingga pakaian juga dijajakan dalam pasar tertua di Yogyakarta ini. (Foto : Akbar)

Jangan salah, pasar yang tidak lebih besar dari pusat belanja ternyata menjadi penyangga ekonomi daerah sekitar Kotagede. Terbukti hingga saat ini Pasar Legi Kotagede masih menjadi primadona. (Foto : Akbar)

Jangan khawatir, pasar ini akan buka 5 hari seminggu di penanggalan Jawa. Mulai dari Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Di dekat pasar ini juga ada Makam Raja Mataram yang menjadi pendiri Kerajaan Islam Mataram. (Foto : Akbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten ini dilindungi!